Selasa, 05 Maret 2013

Mengenang Band Rock Indonesia Era 90′an

1. ELPAMAS

Quote:
Nama Elpamas tadinya merupakan kependekan dari “Elektronik Payung Mas”, yang merupakan nama sebuah toko elektronik milik Anthony Depamas yang menyuplai peralatan band buat para personel Elpamas. Belakangan, kepanjangan nama Elpamas diplesetkan ke dalam bahasa Jawa, yaitu Elek-elek Pandaan Mas. Karena band ini memang berasal dari daerah Pandaan, Pasuruan (Jawa Timur).

2. GRASS ROCK
Grass Rock merupakan salah satu band lulusan festival rock yang diselenggarakan oleh Log Zhelebour. Band ini terbentuk pun karena terdorong untuk mengikuti Djarum Super Rock Festival itu. Grass Rock telah merilis empat album Anak Rembulan (1990), Bulan Sabit (1992), Grass Rock (1994), Menembus Zaman (1998), dan satu single Rock Kemanusiaan “Prasangka”. Setelah ditinggal Dayan yang meninggal 1999, Grass Rock tinggal Mando (kibor), Edi Kemput (gitar), Yudi (bas), dan Rere (drum)

3. VOODOO
Voodoo terbentuk di Jakarta pada tanggal 12 Juli 1991 oleh Edo Widiz. Kabarnya, band ini dinamakan Voodoo karena semua personilnya saat itu suka terhadap hal-hal yang berbau mistis. Pada awalnya, voodoo dihuni oleh 3 personil, yaitu Edo Widiz pada gitar, Doddy Katamsi pada vokal, dan Adman Maliawan pada bass kemudian Ossa Sungkar bergabung sebagai drummer. Sebelum rampung album pertama mereka, Dody mengundurkan diri dan memilih bergabung bersama Elpamas, sebagai penggantinya Oppie Danzo. Sebagai band rock 90an yang cukup disegani, Voodoo selama kiprahnya hits yang dikenang adalah Salam Untuk Dia dan Selamanya.

4. SKET
Sket termasuk grup rock yang diperhitungkan di era 90an. Hal ini tak lepas dari booming single Takkan Kembali dan Katakanlah yang sempat rejai chart radio di saentero Indonesia kala itu. Prestasi yang paling membanggakan bagi Sket adalah ketika mereka manggung di Kuala Lumpur sebagai opening act konser grup rock Mr.Big di tahun 1994. Setelah menelurkan THREE album , Sket bubar dimana para personilnya seperti Aldrin bergabung dengan Rampok Naong, Willy Sabena dan Michael Meyer memilih jalur solo karier.

5. ADI METAL ROCK

Adi Metal Rock terbentuk tanggal 15 April tahun 1984 di Surabaya. Yang unik dari band pengusung aliran metal klasik ini adalah kelima personilnya berasal dari satu rahim yang sama dan nama Adi disisipkan ditengah-tengah nama lengkap mereka. Adi Sandoyo (Keyboard), Adi Nirwanto (Bass), Adi Sugiarto (Vocals), Adi Prasetyo (Guitar) dan Adi Prastanto (Drums) kerap tampil dengan dandanan ala Kiss dengan kostum nyeleneh dan memakai topeng. Adi Metal Rock secara gamblang mengakui apabila band mereka plagiator Kiss. Nama Adi Metal Rock melambung ketika menyandang predikat jawara pada Festival Rock Se-Indonesia garapan Log Zhelebour tahun 1987.
5. Whizzkid
Awal kemunculan Whizzkid dimulai di era 90 an. Besar dari panggung festival yang satu ke panggung yang lain. Kebesaran Whizzkid memang tak lepas dari nama Hengky Supit, the best vocalis festival rock se-indonesia ke VI versi Log Zelebour sedang whizzkid sendiri kala juara ii. Kemenangan ini membawa Whizzkid masuk dapur rekaman dengan lagu nyanyian kehidupan dalam sebuah album kompilasi. Hoki whizzkid dating ketika menelurkan album pertama berjudul “percayalah” yang terjual sekitar 200.000 kopi. Album kedua Whizkid “gadis kecil” dikeluarkan pada tahun 1994. Namun nama Whizzkid tenggelam sejak ditinggal Hengky Supit meski sempat merilis THREE album lagi hingga tahun 2006. Tahun 2010 Hengky Supit bergabung kembali menandai come back Whizzkid dengan melempar album No thing But Love namun kurang menggaung.

6. U’camp
U’camp merupakan band asal bandung, dihuni iram (gitar), sandy (drum), rudi (vokal), erry (bass), ovy(gitar). Melalui debut di album pertama “bayangan” mampu melambungkan nama U’camp ke puncak popularitas industri musik di indonesia. Lagu “bayangan” di masa itu merupakan lagu wajib penggemar musik rock yang harus di bawakan. Inilah masa keemasan musik rock di tanah air. Kesuksesan album “bayangan” melecut semangat u’camp merilis album-album berikutnya semisal Vol. TWO, melangkah, masih ada dan single album Aku Cinta. Namun, karena semakin derasnya kompetitifnya persaingan grup-grup musik dan banyaknya grup musik pendatang baru yang menawarkan warna lain yang akhirnya pula membawa pengaruh kevakuman terhadap berbagai grup rock di Indonesia, termasuk U’camp.

7. AN
DROMEDHA
Andromedha Rock Band, band beraliran rock dari kota Surabaya ini telah meraih prestasi di beberapa ajang festival di Indonesia yaitu pada acara Festival Rock Se-Indonesia ke-V pada tahun 1989 dan ke-VII pada tahun 1993. Dengan formasi awal Pungky Deaz – Vocal, Lucky – Lead Guitar, Hendrik Sanada – Bass Guitar, Denny Ireng – Keyboard dan Yoyok – Drum. Pada formasi inilah menghasilkan single legendaris ‘Lamunan’ yang tersohor dan konon pula sempat merajai chart radio di Malaysia yang berdampingan dengan ‘Isabella’ nya SEARCH. Tahun 1992 mengeluarkan album Konser Rock produksi Harpa Record dan itulah album penuh satu-satunya Andromedha.

8. JET LIAR
Jet Liar adalah band pengusung heavy metal yang tertempa melalui ajang festival. Jet liar kerap juga manggung bareng band-band besar. Yoyok Ragil bergabung bersama Jet Liar setelah Yankson A.I. mengundurkan diri karena ingin fokus ke bersolo karier. Iwan Xaverius (Bass), Gino Irianto (Drums), Yoyok Ragil (Vokal), Tommy YMS (Rhytm guitar) dan Ade Virguna (Lead Guitar)merasa nyaman untuk memainkan musik-musik Judas Friest. Aksi mereka yang energik di atas panggung rock membuat penampilan Jet Liar selalu dielu-elukan para penggemarnya. Meski terbilang junior namun Jet Liar telah mampu menggilas nama-nama besar yang kala itu lebih dahulu eksis seperti SAS, Rolland, Makara, Cockpit, Bharata maupun Mickey Jaguar.
9. KAISAR
Quote:
Menyimak single lagu “Kerangka Langit” dan “Garis-Garis Bintang” yang terpilih menjadi lagu Favorit pilihan konsumen dalam 10 Finalis “Festival Rock Se- Indonesia” pada tahun 1989-1991 membuktikan bahwa lagu-lagu Kaisar memang pantas meraih predikat lagu Rock Terbaik pada saat itu. Bermodal predikat juara I “Festival Rock Se-Indonesia ke-6” di Surabaya pada tahun 1991 band asal Solo ini mencoba unjuk gigi meramaikan jagad rekaman musik tanah air dengan merilis album perdana Mulut Angin pada tahun 1994. Ironis album perdana Kaisar direspons dengan nada kekecewaan oleh pecinta music rock Indonesia. Single andalan “Mengejar Bintang” belum kuasa mengangkat penjualan album. Kegagalan ini ternyata berimbas pada stabilitas band. Setelah mengeluarkan album Mulut Angin nama Kaisar tenggelam dalam hingar binger musik rock Indonesia.
10. KAYAKAS
Quote:
Kayakas merupakan akronim dari Karunia Yang Kuasa yang berbase camp di Jakarta. Motoris sekaligus roh dalam tubuh Kayakas tak lain si Gitaris Iwan Kayakas. Satu hal yang menarik dari Kayakas dimana terdapat TWO vokalis dengan karakter suara berbeda. Saka Birzha punya suara tinggi dan melengking sedang Rangga Mathias sebaliknya punya karakter suara rendah agak serak-serak. Penguasaan teknik bermusik Kayakas banyak yang mengacungi jempol bahkan dikatakan di atas Red Spider, Alukard, Pumars, Kamikaze maupun Big Panser. Namun karier band ini tidak berumur panjang, disaat sedang berlangsung penggarapan album kedua Kayakas resmi bubar.
11. LOCHNESS
Lochness merupakan band yang berasal dari Bandung beranggotakan si kembar Hendraman (Gitar) dan Hendrawan (Bass), Irwan CD (Drum), Arie Ness (Vokal), Alain Jeff (Keybord) dan Andre Gustian yang bergabung belakangan. Lochness diasuh dan diorbitkan oleh Denny Sabri (alm). Sepanjang kiprahnya Lochness total menghasilkan 3 album. Single yang berjudul “Mengapa Kau Pergi” setidaknya mampu menembus pasar musik rock lokal di medio 90an.



13. SAHARA
Quote:
Sahara adalah sebuah band yang berdiri tahun 1989 atas rintisan Richard Mutter dan Ahmad Sebastio. Setelah sejumlah podium festival rock berhasil diduduki, Sahara kemudian menapaki karirnya di dunia rekaman di tahun 1994 dengan album perdana bertajuk Insomnia. Bervokalkan Ixan dan didukung oleh gitaris Dion, bassis Ahmad Sebastio serta drummer Agus Aziz, pada tahun 1995 grup asal Bandung ini berhasil menorehkan namanya di blantika musik negeri dengan single manis “Biarlah Sepi” di album keduanya.Kesibukan tiap personilnya perlahan mulai meredupkan kemilau Sahara hingga mereka menyatakan vakum dari gemerlapnya panggung dan dunia rekaman. Sahara merilis lagi yang bertajuk Kemarin, Kini dan Nanti di penghujung tahun 2006 dengan hits Kau Bukan Untukku yang lumayan sukses. Namun kiprah mereka berhenti lagi setelah musibah meninggalnya vokalis baru mereka Why akibat kecelakaan.
Spoiler for cover album Sahara:
Quote:
14. KIDNAP
Quote:
Kidnap didirikan pada 28 Oktober 1991 dengan personil Anang Hermansyah (vocal), Damon Koeswoyo (gitar), Kcho (gitar), Gorgha Pasaribu (bass), Teguh Sutomo (Keyboard) dan Massto Sidharta (drum). Kidnap hanya sempat merilis satu album yang bertajuk Katrina. Lirik-lirik di album Katrina banyak menyentil realitas kehidupan sosial, tak hanya terpaku dengan modal lirik-lirik bernafaskan cinta. Sebagai bagian dari promosi album Katrina, Kidnap mempercayakan singel Biru yang hanya dipromosikan lewat media radio.
Spoiler for cover album Kidnap:
Quote:
15. PROTONEMA
Quote:
Protonema sebenarnya adalah istilah Biologi yang artinya ‘tunas lumut’. Band ini diawali oleh gabungnya Doddy (bas), Gun gun (kibor), Didiet (dram) dan Sidik (gitar), tanggal 5 November 1991 di Bandung. Jumlah personel Protonema bertambah setelah Benny (kibor) dan Ozie (vokal, perkusi) bergabung. Mereka pun manggung di berbagai cafe di Bandung. Mereka juga sempat menjadi homeband Radio Oz dalam format acara “Pub On The Air” setiap malam Jum’at serta acara “Music Cafe” di Radio Ardan Bandung. Band ini sempat menelurkan hits Kiranya dan Rinduku Adinda.
Spoiler for cover album Protonema:
Quote:
16. ROXX
Quote:
Roxx adalah sebuah band rock dari Jakarta yang terbentuk pada awal tahun 1986 atas inisiatif drummer Arry Yanuar. Roxx memulai debutnya sebagai band glam rock ’80an, band ini merupakan pecahan dari dua band lokal ternama saat itu yaitu Skull dan Navy. Skull personelnya antara lain Arry (drums), Iwan Achtandi (gitar) dan Trison Manurung (vokal). Sementara Navy yang memainkan nomor-nomor dari AC/DC digawangi oleh Wijaya (gitar), Tony Agusbekti (bass), Jalu (drummer) dan Parlin (vokal). Roxx mulai terkenal setelah berhasil masuk 10 besar Festival Rock se-Indonesia yang diselenggarakan Log Zhelebour pada 1980-an. Lagu hits mereka berjudul “Rock Bergema” sempat pula digunakan sebagai tema program musik beberapa stasiun radio. Setelah merilis album Roxx (Album Hitam) dan Nol, Trison hijrah ke EdanE. Namun setelah ditendang EdanE di tahun 2003, Trison kembali lagi dan mereka pun merilis album Bergema Lagi di tahun 2004.
Spoiler for cover album Roxx:
Quote:
17. VI
GOUR SLAVES
Quote:
Powerslaves berdiri tahun 1991 saat sekumpulan mahasiswa Undip Semarang ingin menyatukan visi & misi bermusik mereka. Mereka adalah Heydi [Vokal], Anwar [Bas], Kolem [Gitar], Randy [Gitar], Vidi [Drum] dan Wiwik [Keyboard]. Nama Powerslaves diambil dari ensiklopedia yang artinya sekelompok tentara Nabi Musa yang memiliki kekuatan dari dalam. Sebagai band rock, festival panggung ke panggung sudah mereka lakoni untuk mengasah skill, dan tak sedikit yang menyabet penghargaan. Hingga puncaknya tahun 1994 mereka merilis album pertama bertajuk Metal Kecil. Seperti band lain gonta-ganti personil kerap mewarnai perjalanan karier musik mereka dari sang ikon Heidy hingga vokalis baru Njet.
Spoiler for cover album Vigour Slaves:
Quote:
Eighteen. VIGOUR METAL
Quote:
Lebih dari lima belas tahun adalah sebuah perjalanan cukup panjang bagi sebuah grup rock macam Power Metal yang mampu bertahan dan tetap eksis. Tak bedanya dengan kebanyakan grup band lainnya, dalam perjalanannya kelompok musik ini juga mengalami gelombang pasang-surut. Di tengah popularitas dan kharismanya sebagai band enormous metal, ternyata grup ini sering diguncang oleh persoalan yang terjadi dalam intern tubuh mereka, seperti sering terjadinya pergantian personel. Bahkan hampir tiga tahun belakangan ini grup band ini gaungnya kurang terdengar lagi. Sampai akhirnya muncul spekulasi bahwa grup ini sudah bubar.
Spoiler for cover album Power Metal:
Quote:
19. LOST CUTIE a.k.a BOOMERANG
Quote:
Band bernama Lost Gals yang beranggotakan John Paul Ivan (gitar), Inno Daon (vokal), Pet Agusty (dram) dan Hubert Henry (bas) merupakan cikal lahirnya Boomerang. Setahun setelah terbentuk, Roy Jeconiah masuk mengisi vokal menggantikan Inno Daon yang hengkang. Di penghujung tahun 1992, Lost Cutie mengikuti festival musik rock yang diselenggarakan oleh Log Zhelebour dan berhasil masuk 10 besar. Band ini sendiri kemudian mengganti nama menjadi Boomerang, 8 Mei 1994. Pengubahan nama dilakukan karena pada saat diambil keputusan tersebut mereka benar-benar ingin memulai segalanya dengan suasana yang baru. Nama Boomerang sendiri diambil dari salah satu judul lagu di album perdana mereka yang mampu melejitkan lagu Kasih dan No Greater quantity. Mereka konsisten tampil di jalur rock, meskipun demikian mereka tidak membatasi pengaruh berbagai macam aliran/style musik. Itu semua menjadi semacam trade mark atau ciri musik yang berbeda dari kelompok ini. Meski kini pamor Boomerang semakin tenggelam seiring beralihnya selera pasar konsumen musik Indonesia.
Spoiler for cover Boomerang:

Twenty. EdanE
Quote:
Nama EdanE berasal dari singkatan nama Eet Sjahranie dan Ecky Lamoh, yang akhirnya menjadi E dan E. Saat terbentuk tahun 1991, EdanE terdiri atas Eet Sjahranie (gitar), Ecky Lamoh (vokal), Iwan Xaverius (bass), dan Fajar Satriatama (drum). Setelah ikut bersama EdanE dalam merilis album pertama, “The Brute” (1992), Ecky sebagai vokalis meninggalkan EdanE, namun EdanE tak berganti nama. Heri Batara (Ucok) masuk untuk menggantikan Ecky, Heri Batara menjadi vokalis utama dalam dua album Edane, “Jabrik” dan “Borneo” – namun dalam pengerjaan album “Borneo” Heri Batara sempat sakit dan digantikan oleh “Fatah Mardiko” untuk beberapa lagu dalam album tersebut. Setelah dua album tersebut,posisi Heri Batara diambil alih oleh Trison Manurung, mantan vokalis band Roxx. EdanE telah merilis tujuh album, antara lain The Beast (1992), Jabrik (1994), Borneo (1996), 9299 (1999), 170 Volts (2002), Time To Rock (2005) dan Edan (2010)
Spoiler for cover album EdanE:
Quote:
Twenty one. CYNOMADEUS
Quote:
Cynomadeus (Cycle Neo Amadeus) adalah band Indonesia dengan warna musik rock. Dibentuk oleh Iwan Madjid dan Eet Syahranie, untuk kemudian mengikut-sertakan Arry Syaff (vokal) dan Fajar Satritama (drum), dan akhirnya dilengkapi dengan kehadiran Todung Panjaitan (bass). Memulai perjalanannya dengan menggunakan nama Hush yang kemudian dirubah menjadi Cynomadeus. Pada awalnya dapur rekaman tidak menjadi tujuan utama Cynomadeus. Band hanya tertarik untuk memainkan karya cipta sendiri dari pada terus menerus memainkan karya musik musisi lain. Akan tetapi research mewujudkan kemungkinannya, akhirnya Cynomadeus sepakat untuk mengabadikan karya musiknya dengan peran ganda Todung Panjaitan sebagai bassis dan eksekutif produser untuk Cynomadeus. Tepatnya pada tahun 1990, Cynomadeus merilis album dengan judul Cynomadeus.

Sumber: http://celinonline.wordpress.com/2011/09/04/mengenang-band-rock-indonesia-era-90%E2%80%B2an/

Tidak ada komentar: